Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts
Tuesday, August 27, 2013
Bangkitlah Pers Mahasiswa
“Bangkitlah
Pers Mahasiswa”, pesan singkat yang disampaikan oleh Drs. Sri Mulyadi, M. M.
(Mbah Mul :red), Dr. Ali Imron Al Ma’ruf, M.Hum, Drs. Gunawan Witjaksana, M.Si
(Pak Gun), Muhajir S.Pd, M.Hum. Beliau-beliau adalah pakar jurnalistik yang
tentunya sudah banyak dikenal.
![]() |
| Pembukaan Pelatihan Pers Kampus Mahasiswa di Wilayah KOPERTIS VI |
Alasan
diselenggarakannya acara ini tentu saja selain ini adalah agenda rutin KOPERTIS
VI, juga sebagai stimulan bagai mahasiswa PTS untuk membangun pers kampus
mahasiswa. Untuk apa harus ada pers mahasiswa? Mbah Mul dan Pak Gun
mengungkapkan bahwa banyak pers kampus yang redup, pingsan, bahkan menemui
ajal. Celakanya, kemunduran pers mahasiswa bukan hanya dipengaruhi oleh kondisi
sosial negara, mahasiswanya sendiri, akan tetapi sampai pada stakeholder PT itu
sendiri. Padahal keberadaan pers mahasiswa memegang peran penting dalam proses
edukasi dalam PT, bahkan berperan dalam pembangunan negara.
![]() |
| Antusiasme peserta pelatihan pada materi yang disampaikan |
Follow
up atau upgrading adalah tanggung
jawab bersama baik mahasiswa, PTS dan KOPERTIS. Harapannya acara ini bukan
hanya menjadi agenda tahunan yang lebih mengejar LPJ keuangan dari pada LPJ moral atas kualitas mahasiswa yang
mengikuti pelatihan. Dari keterangan
Mbah Mul menambahkan pers mahasiswa sedikit berbeda dari pers umum. Salah
satunya ditinjau dari segi analisis
permasalahan yang dilakukan. Jika kita tahu bersama, saat ini terjadi
politisasi pers. Ditambah dengan pernyataan Diryo Suparto S.Sos, M.Si bahwa pers sudah
menjadi salah satu mesin politik (yang tidak netral) di negara ini. Terlebih
lagi, yang terjadi pada media elektronik. Bisa kita lihat, bagaimana stasiun
televisi selalu mencitrakan positif (terkesan membela) pemiliknya. Ditambah
lagi tidak bermutunya tayangan-tayangan yang sekarang ini ada.
Oleh karena itu, sebagai mahasiswa
KOPERTIS VI sangat berharap peserta peltihan ini menjadi reporter atau wartawan
yang benar-benar independen. Pers mahasiswa yang dapat menjadi contoh bagi pers
umum. Bernostalgia bagaimana pers dan mahasiswa mengantar negeri ini kepada
kemerdekaan.
Menurut beberapa aktivis mahasiswa yang mengikuti pelatihan tersebut, pelatihan kali ini lebih mirip seminar, fasilitas yang diberikan terlalu mewah, dan kebersamaan peserta yang kurang. Obi Suharjono,utusan UNWIKU Purwokerto dan Muh. Darmanto, utusan dari UPS Tegal sepakat menambahkan "Semoga agenda tahunan ini selanjutnya bisa diadakan secara lebih sederhana, dan untuk peserta ditekankan kebersamaannya". Pers dilatih untuk menjadi survivor, bukan elitis yang terbiasa dengan fasilitas mewah.
Kopertis Wilayah VI Berikan Pelatihan Pers Kampus
Pers kampus merupakan salah satu bagian penting dalam menunjang perkembangan kehidupan kampus.
Pers kampus merupakan ajang pelatihan dan pembelajaran jurnalis untuk menjadi
jurnalis profesional. Maka dari itu kopertis VI memiliki inisiatif untuk
melakukan perubahan cara berfikir mahasiswa dalam menanggapi sebuah masalah.
Pada tanggal 26-28Agustus 2013 di kabupaten salatiga tepatnya di hotel le
beringin kopertis tingkat VI menyelenggarakan pelatihan pers kampus untuk yang
kesekian kali. Mengingat bahwasannya pers merupakan pilar ke-4 dalam 4 pilar
demokrasi maka perlu adanya pelatihan untuk mahasiswa agar dalam menyampaikan
pendapat dan argumentasi lebih konstruktif.
Mahasiswa
merupakan elemen cendikiawan yang memiliki peran aktif untuk menunjang kemajuan
Bangsa dan Negara, bahkan bisa dikatakan sebagai agen of change. Bangsa
indonesia sudah mengalami beberapa kali atmosfir politik yang salah satunya
juga dipengaruhi oleh gerakan mahasiswa, dari zaman orde lama, orde baru,
reformasi dan sampai demokrasi pada saat ini. Mahasiswa merupakan sebuah
independensi sebuah balanes politik yang dianggap mampu untuk ikut
berpartisipasi untuk kemajuan kampus.
Dari pelatihan
yang diadakan oleh kopertis akan memberikan udara segar bagi PTS (Perguruan
Tinggi Swasta) yang belum memiliki LPM (Lembaga Pers Mahasiswa) atau PTS yang
belum aktif untuk LPMnya. Dalam acara ini dihadiri oleh 60 PTS yang di wakili
PTS 1 mahasiswa, dari hasil statistik ini memang PTS dan mahasiswa sangat
berantusias untuk mengikuti acara dengan tujuan lebih baik. Dari hasil
wawancara dari salah satu mahasiswa yang mengikuti acra ini mengatkan bahwa
pelatihan ini sangat menunjang dalam LPM di PTS, karena pelatihan ini
memberikan kesempatan pada mahasiswa agar lebih baik dan dalam melakukan action
tidah salah jalur.
Selain itu dari
hasil wawancara dengan ketua panitia ibu Endang Surastuti, SH tentang manfaat
pers kampus bagi mahasiswa beliau menegaskan “ kami memberikan fasilitas untuk
mahasiswa yang suka menulis, suka jurnalistik atau yang ingin belajar jurnalis
agar dapat mengembangkan ilmunya dikampus masing-masing PTS”. Selain untuk
memberikan ilmu kopertis juga membereikan kesempatan untuk mengirim beritanya
kepada propertis sebagai barometer keberhasilan pelatihan pers kampus yang
telah dilaksanakan. Bu sulastri juga menambahkan dalam pelatihan pers kampus
juga akan diberikan sertifikat sebagai wujud apresiasi terhadap mahasiswa yang
telah mengikuti pers kampus selama 3 hari, selain itu untuk narasumbernya juga
sesuai dengan kompetensi masing-masing materi dan pelatihan yang nyata untuk
dapat mempraktekan langsung dan dievaluasi agar kedepan mahasiswa sudah
memiliki pengalaman dalam meliput berita.
Maka dapat
disimpulkan bahwasannya pelatihan pers mahasiswa mempunyai dampak yang positif
dan luarbiasa bagi mahasiswa untuk mengembangkan Pers di kampus masing-masing
agar terjadi keseimbangan antara intelektualitas akademik dan intelektual non
akademis atau yang biasa disebut dengan kemampuan mengembangkan diri. Semoga
dengan diadakan pelatihan ini akan terdapat jurnalis-jurnalis yang handal dan
independen.
Subscribe to:
Posts
(Atom)


